Kenapa perlu disiapkan sendiri
Bagi banyak karyawan, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan saja belum cukup untuk menggantikan penghasilan. Pemilik usaha dan pekerja lepas sering tidak punya keduanya sama sekali. Selisihnya harus disiapkan sendiri, dan semakin awal dimulai, semakin ringan beban per bulannya.
Tujuannya sederhana: saat penghasilan berhenti, Anda tetap bisa membiayai hidup sendiri, tetap bisa berzakat dan bersedekah, dan tidak bergantung pada anak.
Contoh: kenapa angkanya lebih besar dari dugaan
Misalkan pengeluaran rumah tangga Anda hari ini Rp8 juta per bulan dan Anda berencana pensiun 20 tahun lagi. Dengan asumsi inflasi 4% per tahun, gaya hidup yang sama 20 tahun lagi membutuhkan sekitar Rp17,5 juta per bulan. Dan kebutuhan itu berlanjut sepanjang masa pensiun, yang bisa berlangsung belasan sampai puluhan tahun.
Angka di atas hanya ilustrasi dengan asumsi inflasi 4% per tahun. Hitungan untuk Anda memakai angka pengeluaran, usia, dan aset Anda sendiri.
Yang kita hitung bersama
- Usia sekarang dan usia rencana pensiun.
- Pengeluaran bulanan hari ini, dan mana yang akan berkurang atau bertambah saat pensiun.
- Aset dan jaminan yang sudah ada: JHT, Jaminan Pensiun, tabungan, properti yang menghasilkan.
- Selisihnya — itulah yang perlu disiapkan, dan berapa per bulan kalau dimulai sekarang.
Proteksi dan nilai investasi
Rencana pensiun yang baik punya dua sisi: nilai yang tumbuh untuk masa pensiun, dan perlindungan kalau pencari nafkah berhalangan sebelum rencananya selesai. Pada produk syariah yang memiliki unsur investasi, dananya ditempatkan di instrumen yang sesuai prinsip syariah.
Nilai investasi tidak dijamin dan bisa naik atau turun mengikuti kinerja instrumennya. Saya akan menjelaskan risiko ini secara tertulis sebelum Anda memutuskan apa pun.
Ingin tahu mana yang paling mendesak untuk keluarga Anda?Cek lima kebutuhan sekaligus, sekitar 2 menit.
Cek kebutuhan →